Ekspedisi Bentang Nusantara Pertamina Sambangi Tapal Batas

Melalui CSR PT Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field, lembaga Ekspedisi Bentang Nusantara menggelar pengabdian hingga ke perbatasan Malaysia.
Ekspedisi Bentang Nusantara Pertamina Sambangi Tapal Batas Eldwin Sangga | 05 Januari 2019 13:58 WIB

Bisnis.com, TARAKAN - Melalui CSR PT Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field, lembaga Ekspedisi Bentang Nusantara menggelar pengabdian hingga ke perbatasan Malaysia.

Community Development Officer Eko Yudha Prawira menjelaskan, pengabdian masyarakat adalah suatu gerakan proses pemberdayaan diri untuk kepentingan masyarakat.

Pengabdian masyarakat seharusnya bersifat kontinual dan jangka panjang karena dalam membangun sebuah masyarakat dibutuhkan proses yang panjang.

Banyak aspek yang harus disentuh untuk menjadikan suatu masyarakat itu baik, karakternya, budayanya, sampai pola pikirnya juga harus  disentuh untuk benar-benar menciptakan sebuah masyarakat yang beradab.

"Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh kami yaitu, mendampingi Program CSR dari Perusahaan PT Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field salah satu contohnya di Sekolah Tapal Batas, Sebatik Tengah Perbatasan Indonesia – Malaysia," bebernya kepada Bisnis.

Eko juga menyatakan hal yang menarik pada pengabdian masyarakat yaitu pihaknya langsung bertemu dengan masyarakat mengetahui pokok masalah masyarakat yang ada di lapangan.

"Berdasarkan pengalaman saya di batas negeri banyak kendala-kendala permasalahan salah satunya adalah masih minimnya akses pendidikan di negeri ini, hal itulah yang mendasari saya untuk tetap mengabdi," ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Ekspedisi Bentang Nusantra M. Abrar Putra Siregar mengatakan, tidak hanya di sekolah Tapal Batas untuk di Kalimantan Utara. Pihaknya telah membentuk perkumpulan anak muda yang mengabdikan dirinya di daerahnya yaitu Ekspedisi Kaltara pada tahun 2017.

"Di sinilah tempat anak-anak muda untuk menyalurkan ide dan gagasannya dalam berkarya serta memajukan daerahnya, beberapa agenda yang telah kami lakukan yaitu Derap Langkah Sang Relawan (19 – 21 Oktober 2018) yaitu Bukan Hanya Sekadar traveling, kami mengunjungin tempat perkumpulan seni bela diri Persaudaraan Setia Hati Terate atau biasa disingkat (PSHT) yang setiap minggunya dilakukan di ruang pertemuan kantor kecamatan Derawan," bebernya.

Dia mengaku, banyak hal menarik yang pihaknya lakukan di sana hingga berdiskusi dengan satuan Tentara Angakatan Laut RI Bapak Nanang Selaku Instrukrur bela diri  PSHT di Derawan, Berau, kalimantan Timur.

Dengan membentuk masyarakat yang maju maka secara tak langsung akan terbentuk pula sebuah peradaban yang maju karena sebuah peradaban berawal dari kumpulan masyarakat yang saling mempengaruhi dan melengkapi.

Dia berharap orangcorang tersebut harus menjadi pemicu terbentuknya peradaban yang maju dengan pengabdian melalui pemberdayaan masyarakat sebagai awalannya karena pengabdian merupakan salah satu kosentrasi pihaknya dan sudah merupakan kewajiban bagi akademik.

Dalam menyelenggarakan sebuah bakti sosial sebagai sarana pengabdian masyarakat haruslah dipikirkan cara yang seefisien dan seefektif mungkin.

Walaupun dengan dana seadanya namun haruslah bisa memberikan manfaat yang sedemikian banyaknya, lewat satu pengabdian namun harus menebarkan sejuta manfaat.

Untuk itulah kreatifitas dan inovasi benar-benar dibutuhkan dalam mengonsep sebuah bakti sosial. Konten acara, bentuk persembahan, haruslah yang benar-benar dibutuhkan, sesuai dengan suatu wilayah dan mampu memberikan manfaat yang maksimal untuk masyarakatnya.

Pada penutupan tahun ini 22 – 26 Desember 2018 lalu, pihaknya juga melaksanakan Social Expedition yang dilaksanakan di Yogyakarta bekerjasama dengan Komunitas Generasi Bakti Negeri Yogyakarta (GBN). Bayak hal baru yang  didapatkan dari hasil ekspedisi ini.

"Harapan saya ke depannya hal-hal seperti ini dapat bisa menjadi perhatian khusus bagi teman-teman pemuda lainnya dan ikut juga bergerak bersama-sama," ujar Abrar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
csr, pertamina ep

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top