Bina Pengrajin, Pertamina Kembangkan Potensi Songket Batubara

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I (MOR I) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan mendukung pelaku industri kerajinan tekstil dengan menggandeng mitra, salah satunya Industri Songket Batubara di Sumatera Utara yang dipimpin oleh Jamaliyah.
MediaDigital | 16 Agustus 2017 08:48 WIB

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I (MOR I) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan mendukung pelaku industri kerajinan tekstil dengan menggandeng mitra, salah satunya Industri Songket Batubara di Sumatera Utara yang dipimpin oleh Jamaliyah.  

Songket ini memiliki keunggulan di sisi corak dan tenunan khas Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara. Corak dan tenunan songket Batubara dinilai tidak dimiliki oleh daerah lain, karena proses pembuatannya sangat mempertahankan nilai-nilai tradisional.

Industri songket di Tanah Air sejatinya memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, seiring banyaknya permintaan pasar.

Songket tradisional masyarakat Melayu ini memiliki berbagai kombinasi warna yang menarik dengan motif yang beragam hingga berjumlah ratusan motif. Hal tersebut yang menjadi keunggulan songket Batubara sehingga mampu menarik minat konsumen baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Jamaliyah, pengrajin songket Batubara ini memiliki satu workshop khusus untuk mengembangkan usaha. Ada setidaknya 20 pengrajin songket yang bergabung di workshop milik Jamaliyah tersebut.

Dilihat dari potensi usahanya, produk Ibu Jamaliyah memiliki prospek untuk berkembang. Selama ini produksi songket yang dihasilkannya hanyalah berdasarkan pesanan. Alhasil dia tidak berani untuk memproduksi lebih karena terkendala dalam pemasaran.

Sebagai wujud komitmen untuk mendukung pengembangan industri songket, Pertamina memberikan pendanaan dan pembinaan berupa pelatihan serta memfasilitasi para pengrajin untuk ikut serta dalam pameran.

Langkah tersebut sebagai upaya membuka gerbang pemasaran bagi komoditas songket Batubara produksi Ibu Jamaliyah. Sejak bermitra dengan Pertamina pada April 2017, songket Batubara produksi Ibu Jamaliyah telah disertakan dalam pameran Inovasi Sumatra Utara.

Dalam pameran tersebut, terbukti bahwa karya-karya Ibu Jamaliyah mendapat perhatian khusus dari masyarakat. Ini merupakan upaya awal Pertamina untuk  memperkenalkan dan melebarkan sayap songket Batubara kepada konsumen di seluruh Indonesia hingga ke manca negara.

Jamaliyah mengungkapkan terima kasih kepada Pertamina atas dukungan pembiayaan serta pengenalan kain songket sebagai upaya pengenalan peningkatan penjualan Songket Batubara.

“Setelah bermitra dengan Pertamina, kami mendapat pembinaan dari sisi pembiayaan hingga pemasaran. Sebelum bermitra dengan Pertamina, kami harus berjuang untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran industri tekstil sejenis dan minimnya pembinaan untuk para pengrajin guna mengembangkan usaha”, ungkap Jamaliyah.

Ke depannya songket Batubara ini akan menjadi salah satu produk unggulan Sumatera Utara yang akan diangkat Pertamina, terutama dalam berbagai pameran guna memajukan usaha kain songket tradisional baik skala daerah maupun nasional.

Tag : pertamina
Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top