Bumiputera, Asuransi Untuk Putera Puteri Indonesia

Asuransi Jiwa Bersama (AJB) ­Bumiputera 1912 lahir dalam ­negara yang saat itu masih terjajah, dimana masa depan putera puteri Indonesia tak bisa dijamin ke­berlangsungannya. Sejak 101 tahun lalu, para pendiri Bumiputera memikirkan perlindungan
MediaDigital
MediaDigital - Bisnis.com 03 Juli 2013  |  15:53 WIB

Asuransi Jiwa Bersama (AJB) ­Bumiputera 1912 lahir dalam ­negara yang saat itu masih terjajah, dimana masa depan putera puteri Indonesia tak bisa dijamin ke­berlangsungannya. Sejak 101 tahun lalu, para pendiri Bumiputera memikirkan perlindungan ke­berlangsungan hidup dan pendidik­an putera puteri Indonesia.­ Para pendiri ini bersedia mendirikan sekaligus menjadi agen ­asuransi Bumiputera untuk mengajak masyarakat agar melindungi putera puterinya melalui asuransi.

Di balik kesuksesan bisnis asuransi, terdapat peran agen yang handal. Tak dipungkiri, kontribusi agen dalam pemasaran asuransi sangat menentukan keberhasilan per­usahaan. Perusaha­an asuransi tanpa agen, ibarat manusia tanpa tangan. Perusaha­an asuransi yang telah menerapkan teknologi canggih­ sekalipun tidak akan mampu berbuat apa-apa tanpa fungsi agen selaku perpanjangan tangan per­usahaan untuk men­jangkau pasar.

“Perkembangan teknologi informasi­ yang semakin pesat dewasa ini tidak serta merta mampu menggantikan peran agen asuransi. Apalagi di Indonesia yang masyarakatnya belum sepenuhnya sadar ­asuransi, agen bukan sekadar menjual produk asuransi, melainkan konsultan finansial yang meng­edukasi masyarakat pentingnya asuransi bagi masa depan keluarga,” ujar Cholil Hasan, Direktur Utama AJB Bumiputera 1912.

Ketika industri keuangan yang serba digital dan serba elektronik makin mendominasi, ketika konsumen dilayani oleh mesin-mesin canggih, industri asuransi berbeda. Alat komunikasi bagi perusahaan ­asuransi hanyalah penunjang kerja agen. Sebagai makhluk sosial manusia tentu lebih yakin jika dilayani oleh manusia, bukan mesin.

Inilah salah satu keunggulan ­Bumiputera dibanding asuransi lain. Bumiputera menerapkan pendekatan dan pelayanan per­sonal dan kekeluargaan dengan pemegang polis. Oleh karena itu, banyak pemegang polis yang loyal karena hubungan kekeluargaan yang ter­jalin dengan agen. “Bahkan setingkat­ mantan presiden Soeharto­ dan BJ Habibie tercatat sebagai pemegang polis ­Bumiputera, di latar belakangi hubungan kekeluargaan dengan agen. Saat ini, enam orang cucu pak Habibie tercatat sebagai pe­nerima manfaat asuransi dari orang tua mereka­ Ilham Akbar dan Thareq Kemal,” ujar Ediani ­Nugrohowati, Kepala Departemen Komunikasi Perusaha­an AJB ­Bumiputera 1912

Lebih lanjut Ediani mengatakan, “Di Bumiputera agen melayani pemegang polis secara personal mulai dari masuk asuransi, pembayaran premi rutin hingga kontrak asuransi berakhir. Jauh sebelum maraknya pelayanan eksekutif yang di­sediakan industri lain, ­Bumiputera telah lama mempraktekkan layanan eksekutif kepada pemegang polis melalui 23 ribu agen yang tersebar di seluruh Indonesia.”

Bumiputera bukan hanya tempat berkarir dan menambah pundi-pundi agen, Bumiputera juga membuka peluang bagi agen yang ingin berkarir. Terbukti, beberapa orang Direktur Utama Bumiputera meng­awali karirnya sebagai agen.

Kini profesi agen makin membuka mata masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan digelarnya Top Agent Award (TAA), ajang kontes agen berprestasi Indonesia ini, tentu akan mendorong agen berlomba-lomba menjadi yang terbaik. TAA mendorong agen memposisikan perannya menuju tempat yang sejajar dengan tenaga marketing di industri lain.

Luluk Arifatul Qoridah, agen ­Bumiputera cabang Kediri, Jawa Timur, Pemenang Pertama ­­­TAA- AAJI 2013 kategori Rookie Agent Top Premium, mengatakan “Awalnya saya tidak tertarik menjadi agen asuransi di Bumiputera. Saya merasa lebih gampang menjadi sales produk yang jelas-jelas ada produknya. Tantangan terberat sebagai agen asuransi adalah menumbuhkan kepercayaan orang. Tapi, setelah semua proses saya lalui dan mendapat kepercayaan orang, ternyata menyenangkan dan tidak sesulit yang saya ­fikirkan.”

“Setiap warga negara di negeri ini boleh memilih apakah akan menjadi pemegang polis Bumiputera, agen Bumiputera, atau menjadi ­pemegang polis dan agen ­Bumiputera sekaligus, karena ­Bumiputera merupakan ­asuransi untuk putera puteri Indonesia,”­ ungkap Cholil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi, inforial, bumiputera

Sumber : Marketing Digital

Editor : Others

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top
Tutup