Kesederhanaan & Kemudahan dari Jiwasraya

De Yong Adrian, Direktur Pemasaran JiwasrayaBerada di urutan keenam dalam urusan pencapaian premi, tidak lantas membuat PT Asuransi Jiwasraya ‘besar kepala’. Berkecimpung di industri asuransi jiwa selama 153 tahun juga tidak membuat perusahaan
MediaDigital
MediaDigital - Bisnis.com 03 Juli 2013  |  15:43 WIB

De Yong Adrian, Direktur Pemasaran Jiwasraya

Berada di urutan keenam dalam urusan pencapaian premi, tidak lantas membuat PT Asuransi Jiwasraya ‘besar kepala’. Berkecimpung di industri asuransi jiwa selama 153 tahun juga tidak membuat perusahaan ini merasa di ‘atas angin’. Jiwasraya terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk semua segmen konsumen serta tak henti menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Salah satu cara untuk mengetahui secara tepat kebutuhan pasar, Jiwasraya menggelar Open Table 100 Mall. Ini merupakan salah satu kampanye yang dilakukan Jiwasraya dengan membuka booth di 100 mal di 60 kota. Tahap (batch) pertama telah digelar pada 17 Juni hingga 23 Juni. Di booth-booth -inilah Jiwasraya berupaya menja-ring aspirasi dari masyarakat yang -menjadi nasabah maupun calon nasabahnya. Kenapa mal?

“Mal adalah tempat favorit masyarakat di Indonesia. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di kota-kota lainnya. Itulah sebabnya kami -memilih mal,” kata Direktur Pemasaran Jiwasraya De Yong Adrian.

Selain bertujuan untuk memperkenalkan brand Jiwasraya dan menawarkan produk asuransi jiwa dengan harga terjangkau kepada masyarakat, kampanye ini juga dilakukan untuk mendapatkan masukan dari berbagai lapisan masyarakat di 60 kota lewat kuesioner.

“Lewat kuesioner ini kami ingin tahu apa persepsi masyarakat ter-hadap Jiwasraya. Ada 25.000 -kuesioner. Masukan dari masyarakat di setiap kota mungkin saja berbeda. Beda daerah, beda kebutuhan. Dengan demikian, kami nanti bisa menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Bukan produk yang seragam untuk semua orang,” kata De Yong.

Ragam produk yang ditawarkan memang menjadi salah satu hal -penting bagi Jiwasraya. Tidak hanya menawarkan produk asuransi tra-disional, Jiwasraya juga memiliki produk asuransi berbalut investasi (unit linked) serta saving plan. Selain itu, Jiwasraya juga dikenal dengan keragaman nasabahnya karena produk yang disediakan bukan hanya ditujukan bagi orang berkantong tebal, tetapi juga konsumen dari berbagai lapisan.

Sejak 2009, Jiwasraya telah memasarkan asuransi mikro, jauh sebelum perusahaan lain beramai-ramai menggarap segmen ini. Hanya dengan uang Rp10.000, orang bisa menjadi pemegang polis Jiwasraya, dengan manfaat klaim hingga Rp22,5 juta. “Kami ingin merangkul semua segmen. Jadi, kami yakin Jiwasraya bisa berada di top of mind masyarakat. Kami ingin memper-kenalkan -asuransi yang sederhana manfaatnya, murah harganya, dan mudah klaimnya,” ujar De Yong.

Untuk menjangkau semua lapisan masyarakat tersebut, Jiwasraya saat ini memiliki 7.000 agen yang menjadi tulang punggung perseroan dalam memasarkan produknya. Jumlah agen ini ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 10.000 orang pada akhir tahun ini. Agen-agen inilah yang ditargetkan dapat memberikan -kontribusi hingga 82% dari total -target perolehan premi tahun ini Rp8,6 -triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi, inforial, jiwasraya

Sumber : Marketing Digital

Editor : Others

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top
Tutup